Ada yang lagi mau mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) di Jamsostek? Kebetulan saya sudah mencairkannya dan saya akan menceritakan mengenai prosesnya.. untuk mencairkan dana ini dibutuhkan waktu 5 Tahun 1 bulan kepesertaan.
Yang harus disiapkan sebelum datang ke kantor Jamsostek adalah
1. KPJ
2. KTP
3. Surat Keterangan Berhenti Bekerja
4. Kartu Keluarga
5. Ijazah
6. Buku Tabungan, bila dananya tidak diambil tunai
semua persyaratan diatas harus dibawa aslinya dan sudah di fotokopi
7. Materai
8. Form pengambilan JHT, biasanya karyawan yang biasa mengurus Jamsostek di kantor punya stoknya jadi minta saja padanya, atau bisa langsung isi di kantor Jamsostek atau bisa juga download di web resmi Jamsostek
Setelah semua disiapkan Isi Form pengambilan JHT dan dibikin satu bundel dengan syarat yang lain. Saya lalu datang ke kantor Jamsostek terdekat, karena rumah saya di Bekasi maka saya ke Kantor Jamsostek Cab. Bekasi. Saya sampai disana pukul 7.30 dan langsung ke dalam menemui petugas untuk mengambil nomor antrian. Walaupun kantor Jamsostek baru buka pukul 08.00 tapi sudah banyak sekali yang sudah menunggu di dalam atau di depan kantornya. Kebetulan saya mendapat no. 31 dan saya dipanggil 1/2 jam kemudian, saya pun menyerahkan persyaratan yang sudah saya siapkan lalu saya disuruh mengisi surat pernyataan dan disinilah materai tersebut digunakan sebagai bukti bahwa saya sudah mengklaim jaminan tersebut dan saya pun di foto ditempat.
Karena pada waktu itu saya lupa membawa fotokopi buku tabungan jadi saya harus menunggu lagi di depan loket kasir, dan loket kasir baru buka pukul 09.00. Ketika akhirnya nama saya dipanggil, waktu sudah menunjukkan pukul 10.00.
Kalau saja saya membawa buku tabungan, mungkin akan memakan waktu 3 hari untuk menerima uang jaminannya.. Jadi ya alhamdulillah yah bisa langsung makan2 ahahaha…
Berasa dmn gt, #talagasampireun #instagram (Taken with instagram)
Photo Courtesy: timepasses-lifechanges
CLICK HERE for more life, love, friendship and inspiring quotes!
(Source: im-a-fuckn-dreamer)
Jadi ceritanya, Tgl 26 Februari kemarin aku dan Anita abis ikutan #KelasMbatik yang diadain sama @TikShirtDesign di Kuningan City. Mesti follow akunnya @TikShirtDesign dulu biar tau jadwal #KelasMbatik yang bakal diadain. Trus pendaftarannya dikirim melalui email. Nanti dikonfirmasi sama pihak @TikShirtDesign-nya mau ikut yang jam berapa.
Kalo belum sempet daftar by email, bisa ko daftar on the spot. sesudah daftar nanti kita dikasih goodie Bag yang isinya kain Mori seukuran sapu tangan yang sudah ada designnya sama buku tentang motif-motif batik.
Peralatan seperti Kompor, canting, lilin/malamnya, dan wajannya sudah disediakan oleh pihak @TikShirtDesignnya. Sebelum mulai kita diharuskan memakai celemek heuheu… biar malamnya ga mengenai baju kita. Walaupun di Kain Mori sudah ada designnya kita masi bebas berekspresi dengan goresan sendiri lho ;).
Setelah selesai Mbatik, kain tersebut bisa dikasi warna dan kita bisa memilih warna yang kita sukai, mereka menyediakan warna merah, biru dan ungu.
Katanya yah, kalo ke Yogya tapi ga megang tugunya bisa2 ga balik lagi kesana. Maka gw ga sekedar megang doang, gw duduk plus nyender bo di Tugu.
Sebenarnya yah megang ato ga megang tugu bukan acuan bisa balik ke yogya ato ga. yang jadi acuan tuh kesempatan dan uang, kalo ga ada uang n kesempatan mana bisa jalan2, tul ga? realistis aje kale… serius amat neng?
kalo eke c mau ga mau harus ke yogya, secara kampung halaman geto lho ;)